2014-08-03

Formulir Rekening Buku Besar



Formulir Rekening Buku Besar
Formulir buku besar dapat berbentuk berbagai macam :
1)       Rekening dengan debet lebar ( wide debit ledger )
Bentuk rekening ini  menyediakan kolom “keterangan” pada sebelah debet lebih lebar bila dibandingkan dengan kolom “keterangan” pada sebelah kiri. Hal inin dilakukan Karena penjelasan yang bersangkutan dengan transaksi pendebitan lebih banyak bila dibandingkan dengan penjelasan yang bersangkutan dengan transaksi pengkreditan, dan jika penetuan saldonya perlu di lakukan secara periodik.
2)       Rekening biasa (regular ledger)
Bentuk rekening ini sangat luas digunakan. Rekening ini mempunyai kolom “keterangan” yang sama lebar untuk sebelah debet maupun sebelah kredit. Umumnya rekening buku besar menggunakan bentuk rekening ini. buku pembantu yang menggunakan bentuk rekeniing ini adalah : buku pembantu piutang dan buku pembantu utang.
3)       Rekening berkolom saldo ditengah (center balance ledger)
Bentuk rekening ini digunakan jika diperlukan informasi saldo rekening setiap saat, baik saldo debet maupun saldo kredit dan diperlukan penjelasan yang relative sama banyaknya baik untuk transaksi pendebitan maupun transaksi pengkreditan. Kolom saldo diletakkan di tengah-tengah formulir rekening. Rekening pembantu piutang dan utang umumnya menggunakan bentuk formulir ini.
4)       Rekening berkolom saldo (balance ledger).
Bentuk rekening ini digunakan jika diperlukan penjelasan yang banyak, baik untuk transaksi pendebetan maupun transaksi pengkreditan, dan jika diperlukan informasi saldo berjalan setiap saat. Kolom saldo diletakkan disebelah kanan untuk memudahkan penyusunan neraca sisa. Untuk menunjukkan apakah saldo yang tercantum dqalam kolom “saldo” merupakan saldo debet atau kredit, ada dua cara merancang kolom saldo tersebut:
5)       Rekening ganda berkolom saldo (double ledger with balance ledger).
Bentuk rekening ini digunakan jika hanya diperlukan penjelasan singkat untuk setiap transaksi pendebetan dan pengkreditan, jika hanya infromasi saldo berjlan setia saat, dan jika rekening sangat aktif dipakai.
6)       Rekening dengan saldo lama dan saldo baru (old and new balance ledger).
Rekening ini biasanya digunakan jika perusahaan menggunakan mesin  pembukuan sebagai alat posting-nya. Operasi posting dengan mesin pembukuan memerlukan kegiatan penjemputan saldo lama (old balance pick up) untuk memungkinkan mesin pembukuan dengan otomatis menghitung saldo baru.

Syarat Syarat Dan Ketentuan Dalam Posting



Syarat Syarat Dan Ketentuan Dalam Posting
  • sisi kiri adalah debet dan sisi kanan adalah kredit.
  •  Aset bertambah disisi kir dan aset berkurang di sisi kanan.
  • Utang dan ekuitas bertmbah disisi kanan, dan jika ekuitas dan utang berkurang dicatat di sisi kiri.
  • Konsep kesatuan usaha mengharuskan bahwa pencatatan dalam buku besar secara berpasangan (double entry).
  • Pencatatan jumlah rupiah di sisi debet harus di imbangi dengan jumlah yang sama di sisi kredit.
  • Masukan tiap - tiap item jurnal transaksi ke dalam buku besarnya masing – masing dan buku besar pembantunya.
  • Kemudian jika terdapat jurnal penyesuaian tiap – tiap item, masukkan ke dalam buku besarnya masing – masing dan buku besar pembantunya

Cara Melakukan Posting Dari Jurnal Ke Buku Besar



Cara Melakukan Posting Dari Jurnal Ke Buku Besar
Proses memindahkan ayat – ayat jurnal yang telah dicatat di pindahkan ke dalam buku besar disebut di posting, posting adalah pemindahan dari jurnal ke buku besar sesuai dengan tanggal transaksi di jurnal secara kronologis. yaitu memindahkan jumlah dalam sisi kredit akun.
1.      Nama akun yang diposting dibuku besar harus sama dengan nama akun yang tertulis dijurnal.
2.      Urutan kegiatan memindahkan ke akun buku besar ini harus sejalan dengan urutan mendebet dan mengkredit dari jurnal.
3.      Dalam entitas koperasi yang relatif besar biasanya posting ke buku besar dilakukan dengan menggunakan mesin pembukuan atau dilakukan secara otomatis dengan komputer. Apabila posting dilakukan dengan tanggan atau manual, maka cara yang harus ditempuh sebagai berikut :
a.       Tanggal dan jumlah yang di catat dalam jurnal di catat kembali dalam akun bersangkutan.
b.      Apabila posting telah dilakukan, maka nomor halaman jurnal harus dalam kolom folio di rekening.
c.       Menulis nomor akun dalam jurnal. Ini mempunyai dua tujuan yaitu, untuk menunjukkan bahwa jurnal tersebut telah diposting dan untuk menunjukkan bahwa hubungan antara jurnal dan akun telah dibukukan.